Memang banyak cara yang dapat dilakukan untuk
dapat berbagi file melalui komputer atau laptop
diantaranya dengan menggunakan Media flashdisk dan juga dengan Media
Harddisk external Namun apabila Media tersebut tidak tersedia. Kita
masih dapat menggunakan melalui kabel LAN, Bluetooth, koneksi wireless ad hoc, dan masih banyak cara lain sesuai ketersediaan, dalam membicarakan Sistem Share kali ini akan membahas sedikit cara mengenai Sistem share dengan mengunakan Wi-Fi /Hotspot Zone, ada beberapa kelebihan apabila Kita berbagi File melalui WiFi /Hotspot
Zone, kita tidak terlalu disibukan dengan Setting untuk
mengkoneksikannya Seperti Setting IP, Pairing dan lain-lain karena
setting yang diperlukan hanya dengan cara sederhana saja yaitu Kita
hanya memerlukan Setting untuk Folder Sharing saja.
dan sebagai di contohkan kali ini dalam berbagi File dengan Teman Kita
jika di ibaratkan berbagi File antara Kedua Laptop/PC yaitu Laptop/PC 1 dengan Laptop/PC 2 ( Pada OS Windows 7 ) sedangkan fungsi padaLaptop/PC 1 akan berbagi File sedangkanLaptop/PC 2 yang akan mengambil File. yang telah terhubung ke hotspot (hotspot pada Area yang sama)
(کرنے کے لئے کیا جا سکتا ہے کہ درحقیقت بہت سے طریقوںذرائع
ابلاغ دستیاب نہیں ہے تو، تاہم بیرونی کوائف نامہ میڈیا کے ساتھ بھی فلیش
میڈیا کو استعمال کرنے اور سمیت کمپیوٹر یا لیپ ٹاپ کے ذریعے فائلوں کا
اشتراک کر سکتے. ہم
اب بھی ایک LAN کیبل، بلوٹوت، ایڈہاک وائرلیس کنکشن کے ذریعے استعمال کر
سکتے ہیں، اور دستیابی کے مطابق بہت سے دوسرے طریقوں وائی فائی / ہاٹ سپاٹ
زون کے ساتھ اشتراک کرنے کے نظام کو استعمال کرنے کے بارے میں تھوڑا بہت
بات چیت کریں گے بانٹیں سسٹم پر بحث میں، وہاں ہیں، کچھ فوائد اگر ہم موجود
ہیں وائی فائی / ہاٹ سپاٹ زون کے ذریعے فائل شیئرنگ، ہم آئی پی کی ترتیبات،
جوڑا بنانے اور ہم صرف شیئرنگ فولڈرز صرف کے لئے کی ترتیبات کی ضرورت ہے
کہ صرف ایک آسان طریقہ کے ساتھ مطلوبہ ترتیبات کے طور پر دوسروں کی طرح ان
کا رابطہ قائم کرنے کی ترتیبات کے ساتھ بہت مصروف نہیں ہیں. لیپ
ٹاپ / PC 1 کی تقریب لیپ کرتے ہوئے فائلوں کا اشتراک کریں گے جبکہ اور ہم
یو آر ایل پر دو لیپ ٹاپ کے درمیان فائلوں کو اشتراک کرنے کے لئے تو اچھا
دوست کے ساتھ فائلوں کا اشتراک میں مظاہرہ اس وقت کے طور پر / PC، (OS
ونڈوز 7 میں) لیپ ٹاپ / PC کے ساتھ 2 / پی سی 1 لیپ ٹاپ ہے / ایک فائل لے جائے گا جس پر پی سی 2،. ہاٹ سپاٹ سے منسلک کیا گیا ہے جو (اسی علاقے میں ہاٹ سپاٹ))
Pertama-tama Silahkan Anda tentukan folder yang akan dibagi / Share (Laptop/PC 1) Klik kanan pada folder yang akan di share folder "Games" tersebut, kemudian pilih Properties
- Kemudian pada Tab Sharing, Dapat Anda klik Advanced Sharing
- Silahkan Beri Tanda Centang pada Share this folder, Lalu klik Apply / klik OK
- Untuk langkah yang selanjutnya, Silahkan Anda matikan Windows Firewall / non aktifkan, ( Yaitu
masuk ke Control Panel, Lalu pilih Windows firewall, non aktifkan Windows firewall )
- Kemudian agar Laptop/PC 2 dapat mengambil file dari Laptop/PC 1 maka Kita harus mengketahui IP
address dari Laptop/PC 1 . dengan cara sebagai berikut:
-- Silahkan Anda buka Command Prompt , dari menu Run ( Logo Windows +R) ketikkan CMD,
klik OK
- Apabila telah muncul jendela Command Prompt, Anda dapat mengetikkan ipconfig Lalu tekan Enter
Dan dapat terlihat hasil Ip addressnya adalah 55.41.23.44.253
- Dan langkah terakhir yang Kita lakukan yaitu mengakses file atau folder dari Laptop/PC 2
Dari Laptop/PC 2 masuk ke menu RUN (tekan Logo windows + R)
Lalu Silahklan diketikkan tanda backslash 2x (\\) disambung dengan IP Laptop/PC 1 tadi
\\55.41.23.44.253 Kemudian Klik , OK
Setelah itu akan muncul Folder yang di Share dari Laptop/PC 1
Kemudian Silahkan Anda buka Folder menandakan kita telah berhasil melakukan copy paste dari Folder yang di share dari Laptop/PC 1 ke Laptop/PC 2 melalui penghubung Wi-Fi / Hotspot Zone.
TP-LINK adalah penyedia global produk-produk jaringan, tersedia di lebih dari
100 negara dengan puluhan juta pelanggan Berikut gambaran topologinya :
Untuk konfigurasinya sebagai berikut :
Untuk
lebih memudahkan kita dalam melakukan penyettingan wireless router,
terlebih dahulu kita setting alamat komputer atau laptop kita menjadi 192.168.1.2 karena dalam keadaan default TP-Link Wireless Router memiliki alamat 192.168.1.1 sehingga
kita men setting komputer kita dengan alamat berbeda, ingat bahwa
alamat harus bersifat unik dalam arti tidak ada device network yang sama
alamatnya.
Buka
browser sobat, dalam hal ini saya menggunakan mozilla firefox kemudian
inputkan IP Address (alamat) dari Wireless Router tadi yaitu 192.168.1.1 ke address bar browser sobat kemudian tekan enter.
Masukkan
username : admin dan password : admin maka akan muncul interface dari
Wireless Router TP-Link. (perlu diketahui bahwa wireless router ini kita
akan hubungkan dengan modem ADSL, pada umumnya IP Address default dari
modem adalah 192.168.1.1 sehingga
kita harus mengganti IP Address yang berada di wireless router yang
akan kita setting lebih lanjut, untuk mudahnya kita beri saja alamat
wireless router menjadi 192.168.2.1 dan alamat komputer/laptop kita ubah menkadi 192.168.2.2 supaya kita dapat melanjutkan settingan terhadap wireless router). Pilih menu Network > LAN isikan alamat seperti diatas kemudian Subnet Mask : 255.255.255.0
Restart Wireless Router TP-Link dengan memilih menu System Tools > Reboot kemudian tunggu beberapa saat kemudian masuk ke sistem Wireless router TP-Link seperti langkah awal.
Setelah masuk ke interface administrator, pilih menu Quick Setup kemudian next dan isikan settingan sebagai berikut :
Wireless Radio : Enable
SSID : TP-Link_DE3896 (bisa diisi sembarang sesuai nama hotspot sobat)
Region : Indonesia
Channel : 6 (sesuaikan : channel yang belum dipergunakan disekitar hotspot sobat)
Mode : 54Mbps (802.11g)
Next
Selanjutnya adalah setting Gateway dan DNS dengan memilih menu Network > WAN(sesuaikan dengan modemADSL sobat).
Klik Renew pada bagian Gateway dan isikan IP Address modem yaitu 192.168.1.1
Checklist bagian Use These DNS Server isikan DNS Server yang terdekat di wilayah sobat misalnya untuk indonesia timur saya menggunakan untuk Primary DNS : 203.130.193.74dan Secondary DNS : 203.130.196.155
Save untuk menyimpan hasil settingan.
Langkah
selanjutnya adalah setting security wireless router nya agar orang yang
berhak yang dapat menggunakan koneksi, pilih menu Wireless > Wireless Setting :
Beri tanda centang Enable Wireless Security
Security Type : WEP
Security Option : Automatic
WEP Key Format : Hexadecimal
Key1: 1234567890 (bisa diganti); Key Type: 64bit
Langkah
terakhir yaitu dengan menyetting DHCP server agar client secara
otomatis mendapatkan IP Address sendiri, yaitu pilih menu DHCP > DHCP Setting kemudian
isikan range IP Address (sesuaikan berapa komputer/laptop yang akan
terhubung) misalnya Start IP Address : 192.168.2.2 dan End IP Address :
192.168.2.10 berarti IP Address (alamat) yang digunakan oleh client baik
terhubung menggunakan wifi atau kabel akan menempati alamat 2 sampai
dengan 10.
Save dan Reboot untuk Wireless Router TP-Link sobat dan siap untuk digunakan.
Troubleshooting
adalah sebuah istilah dalam bahasa Inggris, yang merujuk kepada sebuah
bentuk penyelesaian sebuah masalah. Troubleshooting merupakan pencarian
sumber masalah secara sistematis sehingga masalah tersebut dapat
diselesaikan. Troubleshooting, kadang-kadang merupakan proses
penghilangan masalah, dan juga proses penghilangan penyebab potensial
dari sebuah masalah. Troubleshooting, pada umumnya digunakan dalam
berbagai bidang, seperti halnya dalam bidang komputer, administrasi
sistem, dan juga bidang elektronika dan kelistrikan.
Teknik dalam Troubleshooting
Terdapat dua macam teknik dalam mendeteksi permasalahan dalam komputer,
yaitu teknik Forward dan teknik Backward. Untuk lebih mengenal kedua
teknik tersebut, ada baiknya kita bahas terlebih dahulu definisi dari
masing-masing teknik tersebut.
1. Teknik Forward
Sesuai dengan namanya, maka dalam teknik ini segala macam permasalahan
dideteksi semenjak awal komputer dirakit dan biasanya teknik ini hanya
digunakan oleh orang-orang dealer komputer yang sering melakukan
perakitan komputer. Pada teknik ini hanya dilakukan pendeteksian masalah
secara sederhana dan dilakukan sebelum komputer dinyalakan (dialiri
listrik). Untuk mempermudah silakan simak contoh berikut :
? Setelah komputer selesai dirakit, maka dilakukan pemeriksaan pada
semua Hardware yang telah terpasang, misalnya memeriksa hubungan dari
kabel Power Supply ke soket power pada Motherboard.
? Untuk casing ATX, kita periksa apakah kabel Power Switch sudah terpasang dengan benar.
? dsb.
2. Teknik Backward
Hampir sama dengan teknik sebelumnya, teknik Backward adalah teknik
untuk mendeteksi kesalahan pada komputer setelah komputer dinyalakan
(dialiri listrik). Teknik lebih banyak digunakan karena pada umumnya
permasalahan dalam komputer baru akan timbul setelah “jam terbang”
komputernya sudah banyak dan ini sudah merupakan hal yang wajar. Dapat
kita ambil beberapa contoh sebagai berikut :
? Floppy Disk yang tidak dapat membaca disket dengan baik.
? Komputer tidak mau menyala saat tombol power pada casing ditekan.
? dsb.
Tabel Pendeteksian Masalah
Setelah penjelasan sederhana dari kedua teknik tersebut penulis akan
membahas lebih dalam lagi ke teknik Backward, karena bagi pengguna
komputer rumahan tentunya teknik ini lebih banyak akan digunakan
ketimbang teknik Forward. Untuk lebih mempermudah dalam pendeteksian
masalah pada komputer Anda, silakan simak tabel berikut :
No Komponen Pendeteksian Masalah 1 Power Supply Analisa Pengukuran 2 Motherboard 3 Speaker 4 RAM Analisa Suara 5 VGA Card + Monitor 6 Keyboard Analisa Tampilan 7 Card I/O 8 Disk Drive 9 Disket
Analisa Pengukuran
Pada tahapan ini, pendeteksian masalah dengan cara mengukur tegangan
listrik pada komponen nomor 1 sampai 3. Gunakan alat bantu seperti
multitester untuk mengukur tegangan yang diterima atau diberikan
komponen tersebut.
Contoh : Mengukur tegangan listrik yang diterima oleh Power Supply, lalu
mengukur tegangan yang diberikan oleh Power Supply ke komponen lainnya.
Analisa Suara
Pada tahapan ini pendeteksian masalah menggunakan kode suara (beep) yang
dimiliki oleh BIOS dan dapat kita dengar lewat PC Speaker. Pastikan
kabel PC Speaker sudah terpasang dengan baik. Kemungkinan letak
permasalahan ada di komponen nomor 4 dan 5. Untuk mempermudah pengenalan
kode suara tersebut, silakan simak keterangan berikut :
? Bunyi beep pendek satu kali, artinya sistem telah melakukan proses Boot dengan baik.
? Bunyi beep pendek 2 kali, artinya ada masalah pada konfigurasi atau seting pada CMOS.
? Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 1 kali, artinya ada masalah pada Motherboard atau DRAM.
? Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 2 kali, artinya ada masalah pada monitor atau VGA Card.
? Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 3 kali, artinya ada masalah pada Keyboard.
? Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 9 kali, artinya ada masalah pada ROM BIOS.
? Bunyi beep panjang terus-menerus, artinya ada masalah di DRAM.
? Bunyi beep pendek terus-menerus, artinya ada masalah penerimaan tegangan (power).
? Pada beberapa merk Motherboard akan mengeluarkan bunyi beep beberapa
kali apabila temperatur processornya terlalu tinggi (panas).
Catatan : kode bunyi beep diatas berlaku pada AWARD BIOS, untuk jenis
BIOS yang lain kemungkinan memiliki kode bunyi beep yang berbeda.
Analisa Tampilan
Pada tahapan ini pendeteksian masalah cenderung lebih mudah karena letak
permasalahan dapat diketahui berdasarkan pesan error yang ditampilkan
di monitor. Kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 6
sampai 9.
Contoh : Pada saat komputer dinyalakan tampil pesan Keyboard Error, maka
dapat dipastikan letak permasalahan hanya pada Keyboard.
Cara Cepat Mengenali Troubleshooting
? Apabila terjadi masalah dan sistem masih memberikan tampilan pesan
pada monitor atau disertai dengan bunyi beep 1 atau 2 kali, maka
kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 6 sampai 9, yaitu
pada Keyboard, Card I/O, Disk Drive dan Disket.
? Apabila terjadi masalah dan sistem memberikan kode bunyi beep lebih
dari 2 kali, maka kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 4
dan 5, yaitu RAM, VGA Card dan Monitor.
? Sedangkan untuk masalah yang tidak disertai pesan pada monitor atau
kode bunyi beep, kemungkinan besar letak permasalahan ada di komponen
nomor 1 dan 2, yaitu Power Suplly dan Motherboard.
Dengan
kedua macam teknik dalam pendeteksian maslah dalam komputer tersebut,
tentunya akan lebih memperkaya pengetahuan kita di bidang komputer, jadi
jika suatu saat terdapat masalah pada komputer Anda kita dapat
melakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum membawa ke tempat servis,
kalaupun harus membawa ke tempat servis kita sudah mengerti letak
permasalahannya, jadi kita tidak dibohongi oleh tukang servis yang nakal
; )
Dengan pemahaman troubleshooting komputer yang lebih dalam tentunya akan
lebih mempermudah kita untuk mengetahui letak permasalahan dalam
komputer dan tentunya akan lebih menyenangkan apabila kita dapat
memperbaiki sendiri permasalahan tersebut.
Troubleshooting jaringan kebanyakan adalah melakukan
serangkaian langkah2 untuk mengeliminir potensi2 masalah satu per satu
sebelum akhirnya kita menemukan sumber masalah tersebut. Pada dasarnya
ada tiga langkah pokok dalam melakukan troubleshooting jaringan wireless
di rumah atau dikantor yaitu: mengisolasi masalah; troubleshooting
masalah; dan bila perlu menghubungi technical support yang tepat. Mengisolasi Masalah
Sebelum melakukan troubleshooting jaringan, kita
perlu melokalisasi atau mengisolasi apa yang menjadi akar dari masalah
tersebut. Artikel ini dikhususkan pada jaringan wireless dirumahan atau
dikantor kecil, walaupun teorinya bisa diterapkan pada metoda troubleshooting masalah jaringan di corporate network
juga. Umumnya pada jaringan wireless dirumah atau dikantor kecil,
terdapat tiga layer seperti terlihat pada gambar diagram dibawah ini,
yaitu Internet, modem / router, dan komputer pada jaringan. Kita harus
bisa mengisolasi di layer yang mana masalah tersebut berada sebelum kita
melakukan troubleshooting jaringan dengan efektif.
Layer Jaringan untuk isolasi masalah jaringan di rumah
Walaupun mungkin saja kita bisa memperbaiki hampir semua masalah
jaringan, mengetahui di layer mana akar masalah nya adalah sangat
membantu kita jika seandainya situasinya memaksa kita harus menghubungi
technical support misal ke vendor atau ke ISP jika sudah mentok tidak
bisa memperbaikinya setelah kita melakukan troubleshooting jaringan
tersebut.
Bagaimana cara mengetahui di layer mana akar masalah nya, kita bisa
mengikuti langkah berikut dengan asumsi komputer kita menggunakan
Windows XP / Vista.
Click Start => Control Panel => Click Network and Internet Connections
Dibawah Network and Internet Connection => Click Network Connection
Sekarang kita bisa melihat status dari koneksi NIC network adapter pada komputer kita dibawah Network Connections window dengan kemungkinan status sebagai berikut:
A > Status adalah Connected akan tetapi tidak bisa akses internet
Connected Status
Status ini menunjukkan bahwa komputer kita terhubung dengan jaringan
dengan sempurna, yaitu terhubung kepada router / modem di layer tengah
pada gambar layer diatas. Jika jaringan wireless, maka komputer
terhubung kepada wireless router dengan baik. Hal ini menunjukkan ada
masalah pada layer atas yaitu Internet.
Untuk bisa melakukan troubleshooting jaringan dengan status ini, kita bisa mengikuti langkah berikut ini.
Pastikan terlebih dahulu dengan membuka browser internet kita dan check ke website tertentu misal saja ke www.computer-network.net atau ke www.wireless-router-net.com
atau kemanapun. Jika anda bisa mengkases website tertentu akan tetapi
website yang lain bagus, berarti tidak ada masalah pada sisi jaringan
anda. Masalah terletak pada fihak ISP yang mungkin salah satu
backbonenya rusak atau putus. Jika sama sekali anda tidak bisa membuka
internet kemanapun, teruskan langkah berikut.
Lepaskan sambungan modem yang ke line telpon atau Cable line, tunggu beberapa saat barang semenit kemudian koneksikan lagi.
Lepaskan sambungan wireless router dari modem (sambungan antara port
LAN pada modem dan port WAN pada wireless router), tunggu beberapa saat
kemudian sambung lagi. Ini jika anda mempunyai perangkat terpisah
antara wireless router dan modem.
Restart komputer anda dan ulangi untuk membuka dan akses website.
Jika anda bisa mengkases website akan tetapi koneksinya lambat sekali
sementara komputer lain bisa mengkases (jika ada lebih dari dua komputer
dalam jaringan) anda bisa mencurigai beberapa komputer yang lain sedang
mengkonsumsi bandwidth sangat intensive mungkin sedang streaming HD
media dari internet atau banyak melakukan sharing files dengan beberapa
komputer. tutup di komputer lain tersebut beberapa aplikasi yang
mencurigakan dan bila perlu matikan sementara untuk memastikan masalah.
Jika tak satupun website terbuka, maka lakukan langkah berikut ini.
Jika anda mempunyai modem dan wireless router terpisah, cobalah
putuskan koneksi ke wireless router dan koneksikan komputer anda
langsung kepada modem. Restart komputer anda dan coba lagi akses
internet. Jika anda sukses akses ke internet, maka anda bisa memastikan
ada masalah dengan wireless router anda.
Jika langkah tersebut masih juga belum berhasil akses internet, maka
bisa dipastikan ada masalah dengan modem anda atau ada masalah dengan
IS P anda. Telpon ISP anda untuk memastikan kalau ada masalah dengan
layanan Internet.
B > NIC atau wireless adapter status disabled
Disabled status
Jika gambar status diatas ini buram abu2 maka dipastikan bahwa
adapter dalam keadaan Disabled. Ada seseorang yang secara tidak sengaja
men-disabled nya atau mungkin anda sendiri yang iseng coba-coba klik
sana sini dan klik Disable. Klik kanan icon tersebut dan pilih Enable. C > limited or no connectivity Status
Limited or no connectivity status
Kondisi limited or no connectivity pada dasarnya
tidak ada masalah dengan komputer anda, koneksi ke router atau modem
juga tidak ada masalah, akan tetapi konfigurasi wireless router tidak
sempurna. Hal ini biasanya berhubungan dengan konfigurasi DHCP pada
router tidak aktif atau ada masalah koneksi antara modem dan internet
(jika fihak ISP memberikan layanan DHCP kepada clients).
Troubleshooting jaringan dengan status limited or no connectivity ini
disebabkan beberapa masalah berbeda termasuk koneksi internet yang
gagal, wireless router atau adapter yang tidak dikonfigure dengan benar.
Ikutin petunjuk berikut ini untuk troubleshooting jaringan dengan
status ini.
Klik kanan adapter tersebut dan pilih Repair.
Perhatikan apakah sudah normal connected atau masih limited. Langkah ini
memastikan untuk mendapatkan IP address dari DHCP server.
Buka property TCP / IP dari adapter anda dan pastikan bahwa TCP/IP konfigurasinya adalah obtain IP address automatically.
Putuskan koneksi ke modem, tunggu sebentar dan koneksikan lagi.
Jika ada wireless router terpisah dengan modem, putuskan koneksinya – tunggu beberapa saat dan hubungkan lagi.
Restart komputer anda
Sampai langkah ini masih juga status limited, maka lihat konfigurasi router atau apakah konfigurasi DHCP nya sudah enabled.
Restart komputer anda. Jika status masih Limited or no connectivity ,
dan jika wireless komputer dan modem terpisah, cobalah putuskan modem
dan router terus koneksikan komputer anda langsung ke modem. Restart
komputer dan periksa apakah status sudah berubah.
Jika masih juga status limited, hubungi ISP anda. Status ini
menunjukkan adanya DHCP gagal fungsi tidak bisa memberikan IP address ke
clients. Biasanya fihak ISP memberikan konfigurasi DHCP kepada clients.
D > Cable terputus atau lepas
Status kabel jaringan terputus
Kondisi ini menunjukkan koneksi kabel terlepas, tidak ada koneksi ke router / modem.
Periksa apakah ada kebel terlepas
Jika kabel sudah terhubung sempurna ke router / Switch, cobalah swap
ke port lain pada router / Switch. Anda juga bisa memeriksa status
lampu pada router atau switch saat kabel terhubung ke komputer nomor
berapa port tersebut terhubung, biasanya lampu akan berkedip jika ada
hubungan ke wireless router / switch pada port yang bersangkutan.
Jika masih juga status terputus, cobalah ganti kabel jaringannya dengan yang baru atau coba pinjam dengan kabel yang terbukti jalan dari komputer sebelah.
Jika masih status terputus, sementara komputer lain jalan – maka anda bisa mencurigai adapter anda rusak. Gantilah dengan yangbaru.
E > Wireless adapter tidak dapat terhubung kepada wireless network
Tidak ada koneksi ke wireless network
Status ini menunjukkan koneksi wireless adapter anda terputus dengan
jaringan wireless anda. Ada dua kemungkinan, adapter wireless anda tidak
bisa terhubung ke wireless network anda, atau koneksi wireless
intermittend.
Dalam menggunakan jaringan komputer seringkali user menemukan
permasalahan-permasalahan, sehingga menimbulkan rasa tidak nyamanan pada
user. Berikut 5 tips dalam troubleshooting jaringan pada sistem operasi
Windows XP.
A. Status Jaringan “Connected” Namun Tidak Dapat Terhubung Ke Internet
Status yang tampil menunjukkan bahwa komputer kita telah terhubung
dengan jaringan lokal. Meski demikian, komputer kita tidak dapat
terhubung ke internet. Langkah yang dapat diambil :
Jalankan Web Browser Anda, dan cobalah untuk mengunjungi beberapa website :
Misalnya coba kunjungi http://wisatalinux.com
. Jika dapat membuka satu website dan tidak dapat membuka website lain
berarti jaringan komputer Anda baik-baik saja, dan kemungkinan masalah
terletak pada ISP. Jika sama sekali tidak bisa terhubung, coba langkah
berikutnya.
Coba untuk melepaskan sambungan modem ke line telepon, dan tunggu
beberapa saat lalu pasang lagi, dan coba lagi untuk mengunjungi website.
Jika Anda terhubung dengan media wireless, cobalah untuk melepas
kabel WAN pada Access Point, tunggu bebera saat dan sambungkan kembali
dan coba lagi untuk mengunjungi website.
Cobalah untuk merestart komputer
Jika tetap belum terhubung juga, cobalah untuk menghubungi pihak ISP untuk meminta bantuan.
B. Status NIC atau Wireless: Disabled
Jika ini yang terlihat, coba untuk klik kanan pada icon tersebut dan klik Enable
C. Limited or No Connectivity Status
Langkah yang dapat diambil :
Klik kanan pada icon network adapter dan pilih repair. Coba
perhatikan apakah icon tersebut sudah berubah menjadi connected ? Jika
sudah berarti komputer Anda sudah dapat terhubung ke jaringan.
Buka property TCP/IP dan pastikan bahwa konfigurasi TCP/IP adalah obtain IP Address Automatically
Cobalah untuk restart komputer Anda
Jika status Anda masih limited, cobalah untuk menghubungi pihak ISP
D. Network Cable Unplugged
Coba periksa apakah kabel jaringan Anda telah terpasang pada port NIC, jika belum pasangkan kembali
Jika kabel jaringan sudah terpasang namun tetap tidak terhubung, cobalah untuk mengganti port lain pada switch.
Jika masih belum bisa, cobalah untuk mengganti kabel jaringan. Siapa tahu, kabel jaringan sudah rusak.
Jika tetap belum bisa, kemungkinan kerusakan terdapat pada Network Adapter, cobalah menggantinya dengan Network Adapter lain.
E. Wireless Connection Not Connected
Periksalah status perangkat wireless Anda pada Windows, pastikan dalam keadaan Aktif
Cobalah untuk melakukan pencarian sinyal pada hotspot area
TROUBLESHOOTING PADA JARINGAN DAN PENANGANANNYA ( Error Handling )
Membangun jaringan wireless komputer
sederhana dirumah atau dikantor kecil adalah cukup mudah dilakukan
dengan tersedianya berbagai macam perangkat jaringan terutama wireless
router yang sudah terintegrasi dengan modem seperti DSL-2640 D-Link atau DGND3300 NETGEAR.
Akan tetapi terkadang tidak sesederhana seperti dalam teorinya, masalah
jaringan kerap kali terjadi yang memaksa kita sendiri harus melakukan troubleshooting jaringan tersebut.
Troubleshooting jaringan kebanyakan adalah melakukan
serangkaian langkah2 untuk mengeliminir potensi2 masalah satu per satu
sebelum akhirnya kita menemukan sumber masalah tersebut. Pada dasarnya
ada tiga langkah pokok dalam melakukan troubleshooting jaringan wireless
di rumah atau dikantor yaitu: mengisolasi masalah; troubleshooting
masalah; dan bila perlu menghubungi technical support yang tepat.
Mengisolasi Masalah
Sebelum melakukan troubleshooting jaringan, kita
perlu melokalisasi atau mengisolasi apa yang menjadi akar dari masalah
tersebut. Artikel ini dikhususkan pada jaringan wireless dirumahan atau
dikantor kecil, walaupun teorinya bisa diterapkan pada metoda troubleshooting masalah jaringan di corporate network
juga. Umumnya pada jaringan wireless dirumah atau dikantor kecil,
terdapat tiga layer seperti terlihat pada gambar diagram dibawah ini,
yaitu Internet, modem / router, dan komputer pada jaringan. Kita harus
bisa mengisolasi di layer yang mana masalah tersebut berada sebelum kita
melakukan troubleshooting jaringan dengan efektif.
Layer Jaringan untuk isolasi masalah jaringan di rumah
Walaupun mungkin saja kita bisa memperbaiki hampir semua masalah
jaringan, mengetahui di layer mana akar masalah nya adalah sangat
membantu kita jika seandainya situasinya memaksa kita harus menghubungi
technical support misal ke vendor atau ke ISP jika sudah mentok tidak
bisa memperbaikinya setelah kita melakukan troubleshooting jaringan
tersebut.
Bagaimana cara mengetahui di layer mana akar masalah nya, kita bisa
mengikuti langkah berikut dengan asumsi komputer kita menggunakan
Windows XP / Vista.
Click Start => Control Panel => Click Network and Internet Connections
Dibawah Network and Internet Connection => Click Network Connection
Sekarang kita bisa melihat status dari koneksi NIC network adapter pada komputer kita dibawah Network Connections window dengan kemungkinan status sebagai berikut:
A > Status adalah Connected akan tetapi tidak bisa akses internet
Connected Status
Status ini menunjukkan bahwa komputer kita terhubung dengan jaringan
dengan sempurna, yaitu terhubung kepada router / modem di layer tengah
pada gambar layer diatas. Jika jaringan wireless, maka komputer
terhubung kepada wireless router dengan baik. Hal ini menunjukkan ada
masalah pada layer atas yaitu Internet.
Untuk bisa melakukan troubleshooting jaringan dengan status ini, kita bisa mengikuti langkah berikut ini.
Pastikan terlebih dahulu dengan membuka browser internet kita dan check ke website tertentu misal saja ke www.computer-network.net atau ke www.wireless-router-net.com
atau kemanapun. Jika anda bisa mengkases website tertentu akan tetapi
website yang lain bagus, berarti tidak ada masalah pada sisi jaringan
anda. Masalah terletak pada fihak ISP yang mungkin salah satu
backbonenya rusak atau putus. Jika sama sekali anda tidak bisa membuka
internet kemanapun, teruskan langkah berikut.
Lepaskan sambungan modem yang ke line telpon atau Cable line, tunggu beberapa saat barang semenit kemudian koneksikan lagi.
Lepaskan sambungan wireless router dari modem (sambungan antara port
LAN pada modem dan port WAN pada wireless router), tunggu beberapa saat
kemudian sambung lagi. Ini jika anda mempunyai perangkat terpisah
antara wireless router dan modem.
Restart komputer anda dan ulangi untuk membuka dan akses website.
Jika anda bisa mengkases website akan tetapi koneksinya lambat sekali
sementara komputer lain bisa mengkases (jika ada lebih dari dua komputer
dalam jaringan) anda bisa mencurigai beberapa komputer yang lain sedang
mengkonsumsi bandwidth sangat intensive mungkin sedang streaming HD
media dari internet atau banyak melakukan sharing files dengan beberapa
komputer. tutup di komputer lain tersebut beberapa aplikasi yang
mencurigakan dan bila perlu matikan sementara untuk memastikan masalah.
Jika tak satupun website terbuka, maka lakukan langkah berikut ini.
Jika anda mempunyai modem dan wireless router terpisah, cobalah
putuskan koneksi ke wireless router dan koneksikan komputer anda
langsung kepada modem. Restart komputer anda dan coba lagi akses
internet. Jika anda sukses akses ke internet, maka anda bisa memastikan
ada masalah dengan wireless router anda.
Jika langkah tersebut masih juga belum berhasil akses internet, maka
bisa dipastikan ada masalah dengan modem anda atau ada masalah dengan
IS P anda. Telpon ISP anda untuk memastikan kalau ada masalah dengan
layanan Internet.
B > NIC atau wireless adapter status disabled
Disabled status
Jika gambar status diatas ini buram abu2 maka dipastikan bahwa
adapter dalam keadaan Disabled. Ada seseorang yang secara tidak sengaja
men-disabled nya atau mungkin anda sendiri yang iseng coba-coba klik
sana sini dan klik Disable. Klik kanan icon tersebut dan pilih Enable.
C > limited or no connectivity Status
Limited or no connectivity status
Kondisi limited or no connectivity pada dasarnya
tidak ada masalah dengan komputer anda, koneksi ke router atau modem
juga tidak ada masalah, akan tetapi konfigurasi wireless router tidak
sempurna. Hal ini biasanya berhubungan dengan konfigurasi DHCP pada
router tidak aktif atau ada masalah koneksi antara modem dan internet
(jika fihak ISP memberikan layanan DHCP kepada clients).
Troubleshooting jaringan dengan status limited or no connectivity ini
disebabkan beberapa masalah berbeda termasuk koneksi internet yang
gagal, wireless router atau adapter yang tidak dikonfigure dengan benar.
Ikutin petunjuk berikut ini untuk troubleshooting jaringan dengan
status ini.
Klik kanan adapter tersebut dan pilih Repair.
Perhatikan apakah sudah normal connected atau masih limited. Langkah ini
memastikan untuk mendapatkan IP address dari DHCP server.
Buka property TCP / IP dari adapter anda dan pastikan bahwa TCP/IP konfigurasinya adalah obtain IP address automatically.
Putuskan koneksi ke modem, tunggu sebentar dan koneksikan lagi.
Jika ada wireless router terpisah dengan modem, putuskan koneksinya – tunggu beberapa saat dan hubungkan lagi.
Restart komputer anda
Sampai langkah ini masih juga status limited, maka lihat konfigurasi router atau apakah konfigurasi DHCP nya sudah enabled.
Restart komputer anda. Jika status masih Limited or no connectivity ,
dan jika wireless komputer dan modem terpisah, cobalah putuskan modem
dan router terus koneksikan komputer anda langsung ke modem. Restart
komputer dan periksa apakah status sudah berubah.
Jika masih juga status limited, hubungi ISP anda. Status ini
menunjukkan adanya DHCP gagal fungsi tidak bisa memberikan IP address ke
clients. Biasanya fihak ISP memberikan konfigurasi DHCP kepada clients.
D > Cable terputus atau lepas
Status kabel jaringan terputus
Kondisi ini menunjukkan koneksi kabel terlepas, tidak ada koneksi ke router / modem.
Periksa apakah ada kebel terlepas
Jika kabel sudah terhubung sempurna ke router / Switch, cobalah swap
ke port lain pada router / Switch. Anda juga bisa memeriksa status
lampu pada router atau switch saat kabel terhubung ke komputer nomor
berapa port tersebut terhubung, biasanya lampu akan berkedip jika ada
hubungan ke wireless router / switch pada port yang bersangkutan.
Jika masih juga status terputus, cobalah ganti kabel jaringannya dengan yang baru atau coba pinjam dengan kabel yang terbukti jalan dari komputer sebelah.
Jika masih status terputus, sementara komputer lain jalan – maka anda bisa mencurigai adapter anda rusak. Gantilah dengan yangbaru.
E > Wireless adapter tidak dapat terhubung kepada wireless network
Tidak ada koneksi ke wireless network
Status ini menunjukkan koneksi wireless adapter anda terputus dengan
jaringan wireless anda. Ada dua kemungkinan, adapter wireless anda tidak
bisa terhubung ke wireless network anda, atau koneksi wireless
intermittend.